Sakit kepala di pelipis merupakan salah satu keluhan kesehatan yang cukup sering dialami banyak orang. Rasa nyeri yang muncul bisa terasa seperti cengkeraman kencang, denyutan berulang, atau tekanan tajam pada salah satu maupun kedua sisi pelipis. Kondisi ini kerap mengganggu konsentrasi serta produktivitas harianmu.
Sensasi tidak nyaman di area pelipis umumnya dipicu oleh ketegangan otot di leher dan kulit kepala, stres berlebihan, hingga kelelahan mata akibat terlalu lama menatap layar elektronik. Meskipun sebagian besar kasus bersifat ringan, memahami langkah penanganan yang tepat sangat penting agar rasa sakit tidak berlarut-larut.
Beruntung, ada berbagai langkah praktis dan efektif yang bisa kamu lakukan secara mandiri untuk meredakan rasa nyeri tersebut. Mulai dari perubahan gaya hidup sederhana hingga penanganan awal di rumah, berikut adalah panduan lengkap cara menghilangkan sakit kepala di pelipis secara aman.
Cara Menghilangkan Sakit Kepala di Pelipis
Berikut adalah beberapa langkah efektif yang dapat kamu terapkan saat mengalami rasa nyeri atau tekanan di area pelipis:
- Lakukan Kompres Dingin atau Warm Compress: Menempelkan kain basah dingin atau kantong es yang dibungkus handuk pada pelipis dapat membantu menyempitkan pembuluh darah dan mengurangi rasa nyeri. Jika nyeri disebabkan oleh ketegangan otot leher, kompres hangat justru membantu merelaksasikan otot.
- Pijatan Lembut di Pelipis dan Leher: Pijat area pelipis secara perlahan dengan gerakan memutar menggunakan ujung jari selama beberapa menit. Lanjutkan pijatan ke area pelipis, rahang, dan leher belakang untuk mengurangi ketegangan saraf.
- Istirahat di Ruangan yang Tenang dan Gelap: Cahaya terang dan suara bising dapat memperburuk sakit kepala, terutama jika terkait dengan migrain. Matikan lampu dan istirahatkan matamu sejenak dari layar gawai.
- Cukupi Kebutuhan Cairan Tubuh: Dehidrasi adalah salah satu pemicu utama sakit kepala. Minumlah 1–2 gelas air putih secara perlahan untuk membantu memulihkan keseimbangan cairan tubuh.
- Konsumsi Obat Pereda Nyeri Bebas: Jika rasa nyeri cukup mengganggu, kamu dapat menggunakan obat pereda nyeri bebas seperti paracetamol sesuai dengan petunjuk penggunaan pada kemasan.
Penyebab Sakit Kepala di Pelipis
Untuk mencegah kekambuhan, penting juga bagi kamu untuk mengenali beberapa faktor pemicu sakit kepala di pelipis:
- Sakit Kepala Tegang (Tension Headache): Jenis sakit kepala paling umum yang menimbulkan sensasi terikat kencang di sekeliling kepala, termasuk pelipis.
- Migrain: Nyeri berdenyut yang biasanya menyerang salah satu sisi kepala atau pelipis, kerap disertai rasa mual dan sensitif terhadap cahaya.
- Gangguan Sendi Rahang (TMJ): Kebiasaan menggerakkan atau menggertakkan gigi saat tidur dapat memicu nyeri yang menjalar hingga ke area pelipis.
- Stres dan Kurang Tidur: Tekanan emosional serta pola tidur yang buruk secara langsung meningkatkan ketegangan otot di area kepala.
Studi Terkait
Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Pain and Headache Research (2026) menunjukkan bahwa kombinasi teknik relaksasi otot, terapi kompres, dan hidrasi yang cukup secara signifikan mengurangi intensitas sakit kepala tipe tegang yang kerap berlokasi di area pelipis. Selain itu, penelitian dari Neurology and Clinical Practice (2026) menyoroti pentingnya penanganan dini pada nyeri pelipis untuk mencegah terjadinya sakit kepala kronis akibat ketegangan otot leher dan rahang.
Sumber : halodoc.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar