PT RADIO NUANSA FM BOJONEGORO

PT RADIO NUANSA FM BOJONEGORO

PT RADIO NUANSA FM BOJONEGORO


Sabtu, 05 September 2026

Manfaat Luar Biasa Terong Bagi Kesehatan Tubuh Kita

Manfaat Luar Biasa Terong Bagi Kesehatan Tubuh Kita

Sabtu, 05 September 2026

Manfaat Luar Biasa Mengonsumsi Eggplant Untuk Kesehatan Tubuh Setiap Hari Secara Alami


Eggplant atau terong adalah sayuran yang umum digunakan dalam berbagai masakan. Sayuran ini memiliki tekstur lembut, rasa khas, dan dapat diolah dengan cara dipanggang, ditumis, dikukus, atau dimasak dalam sup.

Terong juga mengandung serat, vitamin, mineral, dan senyawa antioksidan. Namun, manfaatnya tetap perlu dipahami secara proporsional karena pola makan secara keseluruhan lebih berpengaruh terhadap kesehatan.

Kandungan dan Manfaat Terong

Terong mengandung serat yang dapat membantu mendukung kesehatan pencernaan dan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama. Kulit terong juga mengandung pigmen alami, termasuk antosianin, yang memiliki aktivitas antioksidan.

Selain itu, terong dapat menjadi pilihan sayuran rendah kalori apabila diolah tanpa banyak minyak, garam, atau santan. Cara memasak penting diperhatikan karena menggoreng terong dapat meningkatkan kandungan kalorinya.

Untuk menjaga manfaatnya, pilih terong yang kulitnya masih tampak segar, tidak terlalu lunak, dan tidak memiliki bagian yang busuk. Karena eggplant merupakan bahan makanan, artikel ini tidak memerlukan rekomendasi obat khusus.

Cara Mengonsumsi Eggplant

  • * Cuci terong di bawah air mengalir sebelum dipotong atau dimasak.
  • * Gunakan metode memasak seperti kukus, panggang, atau tumis dengan sedikit minyak.
  • * Padukan terong dengan sumber protein dan sayuran lain agar menu lebih seimbang.
  • * Batasi tambahan garam, gula, minyak, dan santan sesuai kebutuhan kesehatan.


Sumber : halodoc.com

Jumat, 04 September 2026

7 Gerakan Senam untuk Lansia Agar Tubuh Tetap Bugar dan Sehat

7 Gerakan Senam untuk Lansia Agar Tubuh Tetap Bugar dan Sehat

Jum'at, 04 September 2026

Manfaat rutin melakukan senam untuk lansia agar tubuh tetap bugar dan sehat di masa tua.


Senam untuk lansia merupakan aktivitas fisik yang dapat membantu menjaga kekuatan otot, kelenturan sendi, keseimbangan, dan kebugaran tubuh. Jenis latihan sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan, kondisi kesehatan, serta pengalaman berolahraga setiap orang.

Seiring bertambahnya usia, kekuatan otot dan keseimbangan dapat menurun. Kondisi ini bisa membuat lansia lebih mudah merasa kaku atau lelah, serta meningkatkan risiko jatuh. Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dan aman dapat membantu lansia tetap aktif dalam kegiatan sehari-hari.

Senam tidak harus dilakukan dengan gerakan berat. Jalan di tempat, mengangkat tumit, latihan duduk-berdiri, dan peregangan ringan merupakan contoh aktivitas yang dapat dilakukan dengan pengawasan. Gunakan kursi atau pegangan yang kokoh bila diperlukan.

Sebelum memulai, terutama jika memiliki penyakit jantung, nyeri sendi berat, osteoporosis, atau riwayat jatuh, sebaiknya konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter. Berikut panduan umum agar senam untuk lansia lebih aman.

Senam untuk Lansia

1. Jalan di tempat

Berdirilah tegak sambil berpegangan pada kursi, lalu angkat kaki secara bergantian seperti sedang berjalan. Lakukan perlahan selama beberapa menit dan hentikan jika terasa pusing atau nyeri.

2. Duduk dan berdiri

Gunakan kursi yang stabil. Dari posisi duduk, berdirilah perlahan tanpa menarik tubuh dengan tangan, lalu duduk kembali secara terkendali.

3. Mengangkat tumit

Sambil berpegangan pada kursi, angkat kedua tumit hingga bertumpu pada ujung kaki, kemudian turunkan perlahan. Gerakan ini melatih otot betis dan keseimbangan.

4. Peregangan bahu

Angkat bahu mendekati telinga, tahan beberapa detik, lalu rileks. Gerakkan bahu ke depan dan belakang secara perlahan tanpa memaksakan rentang gerak.

Tips agar senam lansia tetap aman
  1. Lakukan pemanasan dan pendinginan ringan.
  2. Pilih permukaan yang rata, terang, dan tidak licin.
  3. Kenakan pakaian serta alas kaki yang nyaman.
  4. Minum air secukupnya dan jangan berolahraga saat sedang tidak enak badan.

Cara Aman Melakukan Senam untuk Lansia

Mulailah dengan durasi dan intensitas ringan, kemudian tingkatkan secara bertahap sesuai kemampuan. Latihan keseimbangan sebaiknya dilakukan dekat dinding atau kursi yang kokoh, bukan di tempat yang berisiko membuat tubuh tersandung.


Sumber : halodoc.com 

Rabu, 02 September 2026

 Mengenal Bahaya Kanker Serviks dan Gejala yang Muncul

Mengenal Bahaya Kanker Serviks dan Gejala yang Muncul

Selasa, 02 September 2026

Mengenal bahaya kanker serviks adalah langkah utama pencegahan dini bagi kesehatan wanita Indonesia.


Kanker serviks adalah kanker yang berkembang pada leher rahim, yaitu bagian bawah rahim yang terhubung dengan vagina. Sebagian besar kasus kanker serviks berkaitan dengan infeksi human papillomavirus (HPV) berisiko tinggi yang menetap dalam waktu lama.

Infeksi HPV sering tidak menimbulkan gejala dan dapat hilang dengan sendirinya. Namun, infeksi yang menetap bisa menyebabkan perubahan sel prakanker. Jika tidak ditemukan dan ditangani, perubahan tersebut dapat berkembang menjadi kanker.

Gejala kanker serviks pada tahap awal sering kali tidak khas. Pada tahap lanjut, keluhan dapat berupa perdarahan dari vagina setelah berhubungan seksual atau di luar jadwal menstruasi, keputihan berbau atau bercampur darah, nyeri panggul, serta nyeri saat berhubungan seksual.

Pemahaman tentang kanker serviks adalah langkah awal untuk melakukan pencegahan dan deteksi dini. Karena kondisi ini berkaitan dengan diagnosis dan pemeriksaan medis, konsultasi dengan dokter penting dilakukan bila muncul keluhan atau hasil skrining tidak normal.

Cara Mencegah dan Mengenali Kanker Serviks

Pencegahan kanker serviks dapat dilakukan melalui vaksinasi HPV sesuai rekomendasi tenaga kesehatan, melakukan skrining serviks secara berkala, tidak merokok, dan menerapkan perilaku seksual yang lebih aman. Skrining dapat membantu menemukan perubahan sel sebelum berkembang menjadi kanker.

Segera periksakan diri jika mengalami perdarahan vagina yang tidak biasa, keputihan berulang atau berbau, nyeri panggul, atau nyeri saat berhubungan seksual. Gejala tersebut tidak selalu berarti kanker serviks, tetapi perlu dievaluasi untuk mengetahui penyebabnya.

Kapan Harus ke Dokter?

Datang ke dokter jika mengalami perdarahan setelah berhubungan seksual, perdarahan di luar menstruasi atau setelah menopause, serta keputihan yang berubah dan menetap. Pemeriksaan juga diperlukan bila hasil Pap smear atau tes HPV menunjukkan kelainan.

Studi Terkait

Vaksinasi HPV dan skrining serviks merupakan bagian penting dari strategi pencegahan kanker serviks. Deteksi dini membantu menemukan perubahan prakanker sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

FAQ

Apakah kanker serviks dapat disembuhkan?

Kanker serviks dapat ditangani, terutama bila ditemukan pada tahap awal. Pilihan terapi bergantung pada stadium, kondisi kesehatan, dan hasil pemeriksaan dokter.

Apakah semua infeksi HPV menyebabkan kanker serviks?

Tidak. Banyak infeksi HPV dapat hilang dengan sendirinya. Namun, infeksi HPV berisiko tinggi yang menetap dapat menyebabkan perubahan sel dan meningkatkan risiko kanker.

Apakah kanker serviks selalu menimbulkan gejala?

Tidak selalu, khususnya pada tahap awal. Karena itu, skrining berkala tetap penting meskipun tidak mengalami keluhan.

Bagaimana cara mendeteksi kanker serviks?

Deteksi dilakukan melalui skrining, seperti tes HPV atau pemeriksaan sitologi sesuai rekomendasi dokter. Jika hasilnya abnormal, dokter dapat menyarankan pemeriksaan lanjutan.



Sumber : halodoc.com

Selasa, 01 September 2026

Ini 9 Manfaat Buah Markisa bagi Kesehatan yang Jarang Diketahui

Ini 9 Manfaat Buah Markisa bagi Kesehatan yang Jarang Diketahui

Selasa, 01 September 2026

Buah markisa kaya akan antioksidan yang mampu memberikan perlindungan alami untuk tubuh.


Buah markisa menjadi salah satu jenis buah dengan rasa perpaduan manis dan asam yang menyegarkan. Buah ini juga mengandung banyak nutrisi dan vitamin yang baik untuk kesehatan tubuh.

Tidak ada salahnya kamu cari tahu lebih banyak mengenai kandungan nutrisi dan manfaat dari buah ini. Tidak perlu khawatir, kamu juga bisa mengonsumsi buah ini dengan bijinya karena aman jika tertelan.

Mau tahu apa saja kandungan nutrisi dan manfaat buah markisa untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan? Berikut ulasannya!

Apa Itu Buah Markisa?

Markisa adalah buah dari tanaman merambat yang termasuk dalam genus Passiflora. Terdapat dua jenis utama markisa, yaitu markisa ungu (Passiflora edulis) dan markisa kuning (Passiflora edulis flavicarpa).

Markisa ungu umumnya lebih kecil dan memiliki rasa yang lebih asam, sedangkan markisa kuning lebih besar dan memiliki rasa yang lebih manis.

Buah ini berasal dari daerah subtropis dan tropis Amerika Selatan, tetapi sekarang telah dibudidayakan di berbagai negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Kandungan Nutrisi dalam Buah Markisa

Berikut kandungan dalam 236 gram buah markisa segar, yaitu:

  • Kalori: 229.
  • Lemak: 1,7 gram.
  • Natrium: 66,1 miligram.
  • Karbohidrat: 55,2 gram.
  • Serat: 24,5 gram.
  • Gula: 26,4 gram.
  • Protein: 5,2 gram.
  • Vitamin C: 70,8 miligram.
  • Vitamin A: 151 microgram.
  • Zat besi: 3,8 miligram.
  • Magnesium: 64,8 miligram.
  • Potasium: 821 miligram

Berbagai kandungan nutrisi tersebut membuat markisa memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Namun, pastikan kamu tidak mengonsumsi buah ini berlebihan untuk mencegah dampak negatif.

Lalu, apakah buah markisa dimakan dengan bijinya? Biji markisa aman untuk dikonsumsi. Jadi jangan khawatir jika kamu menelan biji markisa.

Berbagai Manfaat Buah Markisa 

Super nutrisi dari markisa membuatnya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Lalu, apa saja manfaat buah markisa? Nah, berikut ini adalah beberapa manfaatnya: 

1. Membantu menurunkan berat badan

Mengonsumsi buah markisa nyatanya bisa membantu kamu dalam menurunkan berat badan. Hal ini berkat kandungan lemak yang rendah, sehingga membuat kamu terhindar dari peningkatan berat badan.

Selain itu, kandungan serat dalam buah ini juga cukup tinggi sehingga mampu membuat rasa kenyang lebih lama. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah mengontrol asupan makanan yang kamu konsumsi.

Mengonsumsi markisa juga terkait dengan menjalankan pola makan nabati. Menurut studi di Nutrients dengan judul A Plant-Based High-Carbohydrate, Low-Fat Diet in Overweight Individuals in a 16-Week Randomized Clinical Trial: The Role of Carbohydrates, pola makan nabati atau mengonsumsi makanan dengan kandungan serat tinggi terkait dengan penurunan berat badan, penurunan massa lemak, dan penurunan resistensi insulin.

2. Menjaga kesehatan jantung 

Mengonsumsi buah markisa secara teratur dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Asupan serat membantu menghilangkan kelebihan kolesterol dari pembuluh darah sehingga mencegah pengendapan di arteri yang dapat menyebabkan penyumbatan jantung. 

Markisa juga kaya akan potasium yang dapat mengatur tekanan darah, melemaskan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah.

Melansir dari Frontiers dengan judul Passiflora edulis: An Insight Into Current Researches on Phytochemistry and Pharmacology, terdapat 110 kandungan fitokimia yang terdapat dalam buah markisa. Namun, kandungan flavonoid dan triterpenoid masih memiliki jumlah yang paling besar dan bersifat anti hipertensi.

Inilah yang membuat buah markisa baik untuk menjaga kesehatan jantung. Tidak ada salahnya untuk mengonsumsi buah markisa secara rutin untuk mendapatkan manfaat ini.

3. Dapat mengatur kadar gula darah

Indeks glikemik rendah dan serat makanan tinggi membuat buah markisa menjadi pilihan pertama di antara buah-buahan lain untuk diet diabetes. Makanan rendah glikemik tidak menyebabkan peningkatan tajam gula darah setelah memakannya. 

Serat pada buah markisa juga dapat membantu menyerap gula secara perlahan dalam aliran darah, yang menjaga kadar gula tetap seimbang. 

Markisa juga kaya akan pektin, sejenis serat yang membuat kenyang tanpa menambah asupan kalori. Selain itu, biji pada buah markisa mengandung senyawa bernama piceatannol yang dapat meningkatkan sensitivitas insulin dalam tubuh.  

4. Meningkatkan imun tubuh

Buah markisa mengandung vitamin C dan antioksidan yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin C merangsang aktivitas sel darah putih yang meningkatkan kekebalan tubuh. 

Vitamin ini jugalah yang memungkinkan tubuh menyerap lebih banyak zat besi dari makanan untuk membuat sistem kekebalan tubuh menjadi sehat.

5. Menyehatkan pernapasan

Buah markisa memainkan peran penting dalam mengurangi semua masalah pernapasan. Contohnya seperti batuk, pilek, asma, dan gejala lain yang mirip flu. 

Kandungan nutrisi pada buah markisa membantu mengencerkan dan melonggarkan endapan dahak di dalam dada dan rongga hidung. Ini dapat memudahkan pernapasan dan membantu tubuh menyingkirkan lendir.

6. Memperkuat tulang

Buah markisa kaya akan berbagai mineral seperti kalsium, magnesium, fosfor, dan zat besi. Ini adalah mineral penguat tulang yang membuat tulang kuat dan sehat. Buah markisa memiliki sifat antiinflamasi yang membantu mengurangi nyeri sendi.

7. Membantu mengurangi risiko kanker

Buah markisa kaya akan antioksidan yang melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel. 

Melansir dari jurnal Antioxidant dengan judul Antioxidant and Anti-Tumor Effects of Dietary Vitamins A, C, and E, antioksidan bisa menurunakn risiko kanker dengan beberapa cara, seperti mengurangi stres oksidatif, mengurangi kerusakan DNA, dan mencegah perubahan perubahan sel yang berbahaya.

Buah ini juga mengandung vitamin A dan flavonoid yang membantu mencegah pembentukan kanker. Tak hanya itu, buah markisa memiliki senyawa chrysin yang memiliki aktivitas antikanker. 

8. Mencegah anemia

Buah markisa mengandung vitamin C sangat tinggi sehingga baik untuk mencegah kamu mengalami anemia akibat kekurangan zat besi. Memenuhi kebutuhan vitamin C dalam tubuh membuat penyerapan zat besi menjadi lebih optimal. Sehingga jumlah zat besi dalam tubuh dapat terpenuhi dengan baik.

9. Menjaga kesehatan kulit

Buah markisa merupakan sumber vitamin A terbaik dan memiliki nutrisi bermanfaat bagi kulit. Markisa mengandung vitamin C dan vitamin B yang penting untuk kesehatan kulit.  Kombinasi dua vitamin ini akan menunda penuaan, menjaga kelembapan, dan elastisitas kulit. 

Cara Tepat Konsumsi Buah Markisa

Banyak yang bertanya, apakah ada cara terbaik mengonsumsi buah markisa? Kebanyakan orang memakannya mentah, tetapi kamu juga bisa mengonsumsi buah tropikal ini dengan cara:

  • * Mencampurkan dengan susu.
  • * Dimakan bersama yogurt. 
  • * Sebagai campurkan smoothie.
  • * Saring bijinya, rebus jusnya, dan gunakan sebagai bahan es krim, permen, kue, pai, atau koktail.
  • * Menggunakan ampas atau biji markisa sebagai jeli. 

Cara Memilih Markisa yang Berkualitas

Berikut adalah beberapa tips untuk memilih markisa yang berkualitas:

  • * Pilih buah yang berat dan terasa penuh.
  • * Hindari buah yang memiliki memar atau kerusakan pada kulitnya.
  • * Pilih buah yang memiliki aroma yang harum dan khas.
  • * Buah yang sudah matang akan memiliki kulit yang keriput.

Kesimpulan

Markisa adalah buah yang lezat dan kaya akan nutrisi yang menawarkan berbagai manfaat kesehatan.

Dengan mengonsumsi markisa secara teratur, kita dapat meningkatkan kualitas tidur, menjaga kesehatan pencernaan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga kesehatan jantung, dan mendapatkan berbagai manfaat kesehatan lainnya.

Jangan ragu untuk menambahkan markisa ke dalam menu makanan sehari-hari.


Sumber : halodoc.com