Belakangan ini, tanaman herbal bajakah kerap menjadi sorotan di dunia kesehatan. Terutama setelah penelitian 2019 silam mengenai tanaman dan kayu bajakah yang dilakukan oleh tiga pelajar asal Indonesia dengan raihan medali emas pada ajang World Invention Creativity Olympic di Korea Selatan.
Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa akar bajakah memiliki kandungan berbagai senyawa penting. Misalnya seperti fenolik, flavonoid, saponin, dan tanin.
Akar tanaman yang biasa dikonsumsi dengan cara direbus ini, dipercaya dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.
Ketahui Fakta Kayu Bajakah untuk Kanker
Kayu bajakah menjadi perhatian besar di dunia kesehatan setelah tiga pelajar Indonesia membuktikan potensinya dalam melawan kanker pada tikus putih di ajang World Invention Creativity Olympic 2019.
Penelitian tersebut menunjukkan bahwa kayu bajakah mengandung senyawa alami seperti flavonoid, saponin, dan tanin yang dikenal memiliki sifat antikanker.
Namun, penting untuk dipahami bahwa penelitian mengenai efektivitas kayu bajakah untuk kanker pada manusia masih sangat terbatas.
Menurut Kementerian Kesehatan Indonesia, klaim tentang kemampuan kayu bajakah untuk menyembuhkan kanker belum didukung uji klinis pada manusia.
Sementara studi awal pada tikus memberikan hasil positif, proses ilmiah tetap harus melalui serangkaian uji klinis pada manusia guna memastikan keamanan, keefektifan, serta jenis kanker yang mungkin bisa ditargetkan.
Selain itu, National Cancer Institute juga memaparkan bahwa senyawa flavonoid memang dikenal memiliki sifat antioksidan yang kuat, yang dapat membantu melindungi tubuh dari kerusakan sel akibat radikal bebas.
Akan tetapi, belum terdapat bukti langsung bahwa flavonoid atau saponin dari kayu bajakah efektif melawan kanker manusia.
Manfaat Akar Bajakah Bagi Kesehatan
Berdasarkan kandungan senyawa penting pada akar bajakah, berikut ini adalah beberapa manfaat kesehatan yang dapat diperoleh, antara lain:
1. Mencegah Obesitas
Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Neurologico Spinale Medico Chirurgico menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak kayu bajakah tampala efektif untuk menurunkan kadar Reactive Oxygen Species (ROS) pada tikus yang mengalami obesitas.
Perlu diketahui bahwa ROS berfungsi sebagai molekul yang memberi sinyal pada sel untuk melakukan proses biologis normal. Kadar ROS yang tinggi juga berkaitan erat dengan obesitas.
Selain itu, ekstrak kayu bajakah juga dapat menurunkan berat lemak visceral atau lemak aktif secara efektif.
2. Mempercepat Penyembuhan Luka
Salah satu manfaat akar bajakah bagi kesehatan adalah mempercepat proses penyembuhan luka. Akar bajakah mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, saponin, dan fenol.
Nah, kandungan senyawa tanin berfungsi untuk menghilangkan mikroba berbahaya dari tubuh. Selain itu, kandungan tanin juga dapat melawan bakteri, virus, dan jamur berbahaya dengan cara mempercepat pembekuan darah.
Maka dari itu, proses penyembuhan pada luka pun dapat berjalan lebih cepat.
3. Mencegah Risiko Diabetes
Dilansir dari WebMD, sejumlah penelitian telah menunjukkan banyak sekali manfaat dari senyawa flavonoid. Salah satunya adalah mencegah penyakit seperti diabetes melitus.
Nah, kandungan flavonoid pada akar bajakah dipercaya dapat mencegah diabetes dan komplikasinya.
Meski begitu, ada baiknya untuk mengonsumsi obat diabetes yang diresepkan dan mendiskusikannya terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi akar bajakah.
Rekomendasi obat diabetes di Halodoc:
- Glucophage 500 mg 3 Strip (10 Tablet/Strip) – Obat Rutin: Obat antidiabetes golongan keras dengan kandungan Metformin yang berfungsi untuk mengontrol kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2.
- Lipesco 10 Kaplet: Suplemen makanan yang mengandung asam alfa-lipoat (alpha-lipoic acid) untuk membantu memelihara kesehatan tubuh serta menjaga fungsi metabolisme saraf, terutama pada penderita diabetes.
- Metformin 500 mg 10 Strip (10 Tablet/Strip) – Obat Rutin: Obat generik antidiabetes yang bekerja dengan cara meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin guna menurunkan kadar gula darah yang tinggi pada penderita diabetes tipe 2.
- Glucovance 1.25 mg/250 mg 2 Strip (15 Tablet/Strip) – Obat Rutin: Obat kombinasi Metformin dan Glibenklamid yang digunakan untuk terapi tahap lanjut dalam mengendalikan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe 2.
4. Mencegah Berbagai Penyakit Kronis Lainnya
Selain mencegah diabetes, kandungan senyawa flavonoid juga dapat mencegah berbagai penyakit kronis.
Sebab, flavonoid akan membantu tubuh mengatur aktivitas sel dan melawan radikal bebas yang dapat menimbulkan stres oksidatif pada tubuh.
Secara sederhana, flavonoid dapat melindungi tubuh dari racun dan stres sehari-hari, sehingga dapat membuat fungsi tubuh berjalan lebih optimal.
Flavonoid juga merupakan antioksidan yang kuat, dan dapat mencegah berbagai risiko penyakit kardiovaskular, kanker, diabetes, dan penyakit kognitif seperti alzheimer dan demensia.
5. Menurunkan Risiko Penyakit Hati
Merujuk dari penelitian yang terbit pada The Journal Of Tropical Life Science, akar bajakah dipercaya memiliki kandungan antioksidan yang cukup untuk mencegah kerusakan hati.
Maka dari itu, salah satu cara menurunkan risiko penyakit hati adalah mengonsumsi akar bajakah.
Namun, hal ini masih diperlukan penelitian yang lebih dalam terkait efektivitas akar bajakah dalam mencegah penyakit liver.
Nah, itulah beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari mengonsumsi ekstrak akar bajakah.
Mulai dari mencegah obesitas, mempercepat penyembuhan luka, mencegah risiko diabetes, mencegah berbagai risiko kronis, hingga menurunkan risiko penyakit hati.
Namun, meski dianggap memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, penelitian mengenai efektivitas ekstrak akar bajakah masih perlu dilakukan lebih dalam lagi.
Maka dari itu, menjalani pola hidup sehat dan rutin memeriksakan kesehatan diri tentu menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan secara menyeluruh.
Sebab, beberapa penyakit bisa saja tidak menunjukkan gejala sama sekali ketika kondisinya belum parah.
Namun, ketika kondisinya sudah semakin parah, maka komplikasi yang fatal dampaknya dapat terjadi.
Hal tersebut diakibatkan oleh penyakit yang terlambat untuk disadari sedari awal.
Maka dari itu, memeriksakan kesehatan secara rutin tentu dapat mencegah dan mendeteksi berbagai penyakit yang mungkin gejalanya tidak disadari pada tahap awal.
Efek Samping Kayu Bajakah Sebagai Obat Herbal
Meskipun kayu bajakah memiliki potensi sebagai bahan herbal, penggunaannya juga bisa menimbulkan efek samping, terutama jika dikonsumsi tanpa panduan yang jelas atau berlebihan.
Berikut ini beberapa kemungkinan efek sampingnya yang perlu diperhatikan:
- Memicu alergi pada sebagian orang, termasuk ruam kulit, gatal, atau gangguan pernapasan.
- Senyawa dalam kayu bajakah, seperti flavonoid dan saponin, dapat menimbulkan interaksi dengan obat-obatan tertentu, seperti obat pengencer darah atau obat untuk tekanan darah tinggi.
- Diare atau kram perut, terutama jika diminum dalam jumlah besar.
- Mual dan muntah.
- Senyawa aktif pada kayu bajakah dapat berbahaya bagi hati dan ginjal bila
Selain itu, penelitian terkait kayu bajakah baru dilakukan pada hewan, sehingga efektivitas dan keamanannya untuk manusia masih belum jelas.
Oleh karena itu, penggunaannya harus sangat berhati-hati dan sesuai dengan arahan medis profesional.
Sumber : halodoc.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar